Selain kesenian yang menjadi peninggalan, masjid juga
merupakan kebudayaan Islam. Berikut masjid peninggalan budaya Islam pada
beberapa daerah di Indonesia :
1.
.
Masjid Raya Baiturrahman Masjid Raya Baiturrahman
merupakan masjid terindah di Asia Tenggara yang terletak di NAD. Masjid ini
merupakan peninggalan Kerajaan Aceh.
2.
Masjid Agung Banten Satu-satunya peninggalan kuno di
Banten yang masih berdiri kokoh di banten adalah Masjid Agung Banten yang
didirikan pada 5 Zulhijjah 966 H pada Masa Pemerintahan Sultan Maulana
Hasanuddin.
3.
Masjid Agung Demak Masjid Agung Demak terletak di Desa
Kauman-Demak, Jawa Tengah. Demak adalah kerajaan Islam pertama di pulau Jawa.
Selain sebagai pusat pemerintahan, Demak juga menjadi pusat kegiatan dakwah
para wali songo pada masa pemerintahan Raden Fatah.
Apresiasi terhadap Tradisi dan Upacara Adat Kesukuan
Nusantara Dalam menjalankan ajaran Islam, terkadang seseorang memiliki tradisi
atau kebiassan yang berbeda antar satu daerah dengan daerah yang lainnya.
Bercampurnya agama Islam dilakukan dengan cara sbb:
1. Perkawinan Dalam pelaksanaan akad nikah biasanya
dilakukan dengan mengikuti syariat Islam, tetapi dalam hal upacara atauwalimah
banyak terpengaruh oleh adat istiadat setempat,contoh: a. Setelah selesai akad
nikah, kedua mempelai disuruh bersanding lalu diadakan upacara saweran b.
Selesai upacara saweran, pengantin lelaki disuruh menginjak telor ayam dan
sepotong bambu kecil. Telur dan bambu kecil diinjak bersamaan. c. Setelah
selesai upacara walimahan dan membaca do’a, kedua mempelai diberi nasi untuk
dimakan bersama.
2. Kelahiran Dalam adat istiadat nenek moyang terdapat
tradisi selamatan 4 bulan dan nujuh bulanan yang berasal dari kebudayaan Hindu.
Tetapi Islam tidak melarang adat itu karena dibarengi dengan membaca ayat suci
Al-Qur’an. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Mu’minun ayat 12-14 : Artinya :
“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal)
dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam
tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah,
lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu
Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan
daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha
Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik. [QS. al-Mukminun (23):12-14]” 3.
Kematian Dalam ajaran Islam bila ada seseorang meninggal dunia, kewajiban yang
hidup, antara lain memandikan, mangkafani, melayatkan, dan memakamkan. Selain
itu ada hal-hal yang dilakukan saat upacara pemakaman, seperti bacaan talkin
yang bertujuan agar manusia yang hidup khususnya pengantar jenazah sadar bahwa
ia akan mengalami kematian. Ada tambahannya yang diambil dari agama Kebudayaan
Hindu, tetapi diisi dengan membaca tayyibah ( tahlilan ) dan doa bagi yang
meningggal dunia. Tradisi ini disebut dengan selamatan 7 hari berturut-turut
kemuduan 40 hari, dan 100 hari.
Selain kesenian yang
menjadi peninggalan, masjid juga merupakan kebudayaan Islam. Berikut
masjid peninggalan budaya Islam pada beberapa daerah di Indonesia :
1. Masjid Raya Baiturrahman
Masjid Raya Baiturrahman merupakan masjid terindah di Asia Tenggara yang
terletak di NAD. Masjid ini merupakan peninggalan Kerajaan Aceh.
2. Masjid Agung Banten
Satu-satunya peninggalan kuno di Banten yang masih berdiri kokoh di
banten adalah Masjid Agung Banten yang didirikan pada 5 Zulhijjah 966 H
pada Masa Pemerintahan Sultan Maulana Hasanuddin.
3. Masjid Agung Demak
Masjid Agung Demak terletak di Desa Kauman-Demak, Jawa Tengah. Demak
adalah kerajaan Islam pertama di pulau Jawa. Selain sebagai pusat
pemerintahan, Demak juga menjadi pusat kegiatan dakwah para wali songo
pada masa pemerintahan Raden Fatah.
B. Apresiasi terhadap Tradisi dan Upacara Adat Kesukuan Nusantara
Dalam menjalankan ajaran Islam, terkadang seseorang memiliki tradisi
atau kebiassan yang berbeda antar satu daerah dengan daerah yang
lainnya. Bercampurnya agama Islam dilakukan dengan cara sbb:
1. Perkawinan
Dalam pelaksanaan akad nikah biasanya dilakukan dengan mengikuti syariat
Islam, tetapi dalam hal upacara atauwalimah banyak terpengaruh oleh
adat istiadat setempat,contoh:
a. Setelah selesai akad nikah, kedua mempelai disuruh bersanding
lalu diadakan upacara saweran
b. Selesai upacara saweran, pengantin lelaki disuruh menginjak
telor ayam dan sepotong bambu kecil. Telur dan bambu kecil diinjak
bersamaan.
c. Setelah selesai upacara walimahan dan membaca do’a, kedua
mempelai diberi nasi untuk dimakan bersama.
2. Kelahiran
Dalam adat istiadat nenek moyang terdapat tradisi selamatan 4 bulan dan
nujuh bulanan yang berasal dari kebudayaan Hindu. Tetapi Islam tidak
melarang adat itu karena dibarengi dengan membaca ayat suci Al-Qur’an.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Mu’minun ayat 12-14 :
Artinya :
“Dan sesungguhnya Kami telah
menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian
Kami
jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh
(rahim).
Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah
itu Kami
jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang
belulang,
lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami
jadikan dia
makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang
Paling
Baik. [QS. al-Mukminun (23):12-14]”
3. Kematian
Dalam ajaran Islam bila ada seseorang meninggal dunia, kewajiban yang
hidup, antara lain memandikan, mangkafani, melayatkan, dan memakamkan.
Selain itu ada hal-hal yang dilakukan saat upacara pemakaman, seperti
bacaan talkin yang bertujuan agar manusia yang hidup khususnya pengantar
jenazah sadar bahwa ia akan mengalami kematian.
Ada tambahannya yang diambil dari agama Kebudayaan Hindu, tetapi diisi
dengan membaca tayyibah ( tahlilan ) dan doa bagi yang meningggal dunia.
Tradisi ini disebut dengan selamatan 7 hari berturut-turut kemuduan 40
hari, dan 100 hari.
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Selain kesenian yang
menjadi peninggalan, masjid juga merupakan kebudayaan Islam. Berikut
masjid peninggalan budaya Islam pada beberapa daerah di Indonesia :
1. Masjid Raya Baiturrahman
Masjid Raya Baiturrahman merupakan masjid terindah di Asia Tenggara yang
terletak di NAD. Masjid ini merupakan peninggalan Kerajaan Aceh.
2. Masjid Agung Banten
Satu-satunya peninggalan kuno di Banten yang masih berdiri kokoh di
banten adalah Masjid Agung Banten yang didirikan pada 5 Zulhijjah 966 H
pada Masa Pemerintahan Sultan Maulana Hasanuddin.
3. Masjid Agung Demak
Masjid Agung Demak terletak di Desa Kauman-Demak, Jawa Tengah. Demak
adalah kerajaan Islam pertama di pulau Jawa. Selain sebagai pusat
pemerintahan, Demak juga menjadi pusat kegiatan dakwah para wali songo
pada masa pemerintahan Raden Fatah.
B. Apresiasi terhadap Tradisi dan Upacara Adat Kesukuan Nusantara
Dalam menjalankan ajaran Islam, terkadang seseorang memiliki tradisi
atau kebiassan yang berbeda antar satu daerah dengan daerah yang
lainnya. Bercampurnya agama Islam dilakukan dengan cara sbb:
1. Perkawinan
Dalam pelaksanaan akad nikah biasanya dilakukan dengan mengikuti syariat
Islam, tetapi dalam hal upacara atauwalimah banyak terpengaruh oleh
adat istiadat setempat,contoh:
a. Setelah selesai akad nikah, kedua mempelai disuruh bersanding
lalu diadakan upacara saweran
b. Selesai upacara saweran, pengantin lelaki disuruh menginjak
telor ayam dan sepotong bambu kecil. Telur dan bambu kecil diinjak
bersamaan.
c. Setelah selesai upacara walimahan dan membaca do’a, kedua
mempelai diberi nasi untuk dimakan bersama.
2. Kelahiran
Dalam adat istiadat nenek moyang terdapat tradisi selamatan 4 bulan dan
nujuh bulanan yang berasal dari kebudayaan Hindu. Tetapi Islam tidak
melarang adat itu karena dibarengi dengan membaca ayat suci Al-Qur’an.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Mu’minun ayat 12-14 :
Artinya :
“Dan sesungguhnya Kami telah
menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian
Kami
jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh
(rahim).
Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah
itu Kami
jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang
belulang,
lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami
jadikan dia
makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang
Paling
Baik. [QS. al-Mukminun (23):12-14]”
3. Kematian
Dalam ajaran Islam bila ada seseorang meninggal dunia, kewajiban yang
hidup, antara lain memandikan, mangkafani, melayatkan, dan memakamkan.
Selain itu ada hal-hal yang dilakukan saat upacara pemakaman, seperti
bacaan talkin yang bertujuan agar manusia yang hidup khususnya pengantar
jenazah sadar bahwa ia akan mengalami kematian.
Ada tambahannya yang diambil dari agama Kebudayaan Hindu, tetapi diisi
dengan membaca tayyibah ( tahlilan ) dan doa bagi yang meningggal dunia.
Tradisi ini disebut dengan selamatan 7 hari berturut-turut kemuduan 40
hari, dan 100 hari.
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar